PLN Siapkan SPKLU Center untuk Tingkatkan Kenyamanan Pemudik EV di Trans Jawa dan Titik Strategis

Menjelang musim mudik yang ramai, PT PLN (Persero) telah mengambil langkah signifikan untuk meningkatkan kenyamanan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Dalam upaya mendukung kelancaran perjalanan selama Ramadan dan Idulfitri 2026, PLN telah menyiapkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang memadai. Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, bersama timnya, melakukan inspeksi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center yang terletak di jalur mudik Tol Trans Jawa bagian Tengah.
Inspeksi SPKLU Center Untuk Mudik yang Lancar
Dalam kunjungan tersebut, Arsyadany mengevaluasi dua lokasi SPKLU Center, yaitu di Rest Area 275A Tegal dan Rest Area 343 Batang. Kedua tempat ini merupakan bagian dari lima titik SPKLU Center yang telah disiapkan di wilayah Jawa Tengah, yang juga mencakup Rest Area 319B Pemalang, SPKLU Center Krapyak Semarang, dan Rest Area 438A Bawen. Dengan hadirnya fasilitas ini, PLN berupaya untuk memastikan pemudik kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman dan tanpa khawatir kehabisan daya.
Arsyadany menegaskan komitmen PLN dalam menyediakan infrastruktur pengisian daya yang handal untuk masyarakat yang memilih kendaraan listrik selama periode mudik. “Di sini kami mengunjungi Rest Area 275A, terdapat 10 nozzle dan 8 unit SPKLU. Saya telah berkomunikasi dengan beberapa pengunjung yang sedang melakukan pengisian daya, dan mereka merasa puas dengan kemudahan yang ditawarkan. Kami juga menyediakan posko dan lounge yang nyaman di rest area ini,” ungkap Arsyadany.
Jaringan SPKLU Nasional untuk Kenyamanan Pengguna
Secara keseluruhan, PLN bersama dengan mitra telah menyiapkan 4.769 unit SPKLU di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia. Dari total tersebut, sebanyak 1.681 unit SPKLU berlokasi di jalur mudik Trans Sumatera–Jawa–Bali. Dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer, pengguna kendaraan listrik kini dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang. Hal ini menjadi salah satu upaya PLN untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mobilitas kendaraan listrik di Indonesia.
SPKLU Center: Fasilitas Pengisian Daya yang Mumpuni
SPKLU Center dirancang sebagai titik pengisian daya kendaraan listrik dengan kapasitas besar dan fasilitas yang lebih komprehensif dibandingkan dengan SPKLU reguler. Infrastruktur ini dilengkapi dengan teknologi Ultra Fast Charging (UFC), yang memungkinkan pengisian daya berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan metode pengisian konvensional.
Fasilitas lainnya yang tersedia di SPKLU Center mencakup:
- Kapasitas 10 hingga 20 slot parkir untuk pengisian daya secara bersamaan.
- Ruang tunggu yang nyaman dan cozy lounge.
- Layanan operasional 24 jam.
- Simultaneous charger yang memungkinkan dua kendaraan dapat diisi daya bersamaan.
- Pengisian daya yang efisien untuk mengurangi antrean panjang saat musim mudik.
Persiapan PLN untuk Optimalisasi Infrastruktur
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan bahwa PLN telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk memastikan semua infrastruktur SPKLU berfungsi optimal selama periode mudik. “Saat ini terdapat 305 unit SPKLU yang tersebar di 192 lokasi di wilayah Jawa Tengah. Setiap unit telah melalui proses pengecekan dan pengujian untuk memastikan layanan kami siap melayani masyarakat saat masa siaga Idulfitri,” jelas Bramantyo.
Seorang pengguna kendaraan listrik, Bintang, yang tengah mengisi daya di SPKLU Rest Area 343 Batang, memberikan apresiasi terhadap fasilitas yang disediakan oleh PLN. Dia merasa terbantu dengan kehadiran SPKLU Center yang tersebar di berbagai lokasi. “Pengisian dayanya cepat dan fasilitasnya nyaman. Dengan adanya SPKLU Center seperti ini, perjalanan mudik dengan kendaraan listrik menjadi lebih tenang karena lokasi pengisian daya semakin banyak dan cepat,” ungkap Bintang.
Infrastruktur SPKLU di Jalur Tol Trans Jawa
Untuk mendukung perjalanan kendaraan listrik di jalur Tol Trans Jawa, khususnya di wilayah Jawa Tengah, PLN telah menyiapkan 79 unit SPKLU di 24 rest area. Infrastruktur tersebut terdiri dari:
- 5 unit Ultra Fast Charging.
- 17 unit Fast Charging.
- 29 unit Medium Charging.
- 28 unit Standard Charging.
PLN juga menyiagakan 3.606 personel serta 2 unit SPKLU Mobile untuk menghadapi situasi darurat, guna memberikan bantuan kepada pengguna kendaraan listrik yang mungkin mengalami kendala selama perjalanan. Langkah ini menunjukkan komitmen PLN untuk memastikan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi semua pengguna kendaraan listrik.
Integrasi dengan Aplikasi PLN Mobile
Untuk memberikan kemudahan lebih kepada pengguna kendaraan listrik, seluruh SPKLU juga terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile. Melalui fitur Trip Planner dan AntreEV, pengguna dapat merencanakan rute perjalanan, menemukan lokasi SPKLU terdekat, dan memantau antrean pengisian daya secara real-time. Dengan demikian, perjalanan mudik menjadi lebih terencana dan nyaman.
PLN juga menyediakan fitur layanan darurat 24 jam melalui Super Apps PLN Mobile, Contact Center PLN 123, dan WhatsApp di nomor 087 77 1112 123. Ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi pelanggan selama periode mudik, memastikan bahwa bantuan tersedia kapan pun dibutuhkan.
Dengan semua upaya ini, PLN berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pengguna kendaraan listrik selama musim mudik, memastikan bahwa perjalanan mereka tidak hanya aman tetapi juga menyenangkan. Keberadaan SPKLU Center yang strategis di sepanjang jalur mudik menjadi salah satu faktor kunci dalam mencapai tujuan tersebut, menjadikan perjalanan dengan kendaraan listrik semakin diminati di Indonesia.




