kpkgg

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

Berintegritas bersama KPKDAERAHIkuti Bimtek KeluargaPj SekdaSeluruh Kepala SKPA

Pj Sekda dan Kepala SKPA Hadiri Bimtek Keluarga Berintegritas Bersama KPK

Banda Aceh menjadi saksi pentingnya peran keluarga dalam membangun integritas bangsa. Pada hari Kamis, 22 Oktober 2026, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Aceh, Taufik, bersama dengan istri dan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) beserta pasangan mereka, mengikuti bimbingan teknis (bimtek) tentang Keluarga Berintegritas. Acara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI ini berlangsung di Anjong Mon Mata, kompleks Meuligoe Gubernur Aceh. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menekankan nilai-nilai integritas yang harus dimulai dari tataran keluarga.

Pentingnya Keluarga dalam Menjaga Integritas

Kegiatan bimtek ini menghadirkan Wakil Ketua KPK RI, Ibnu Basuki Widodo, sebagai narasumber utama. Dalam presentasinya, Ia menekankan bahwa keluarga dapat berfungsi sebagai benteng yang melindungi individu dari pengaruh buruk korupsi. Namun, jika nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab tidak dijaga dengan baik, maka keluarga juga bisa menjadi pintu masuk bagi praktik korupsi.

Karakter dan Perilaku yang Dibentuk oleh Keluarga

Ibnu menjelaskan bahwa keluarga adalah lingkungan pertama yang membentuk karakter dan perilaku individu. Oleh karena itu, penting untuk menanamkan nilai-nilai seperti:

  • Kejujuran
  • Kedisiplinan
  • Tanggung jawab
  • Integritas
  • Kepedulian sosial

Nilai-nilai tersebut perlu ditanamkan melalui proses pendidikan yang baik serta keteladanan dari orang tua.

Data Tindak Pidana Korupsi di Indonesia

Dalam pembicaraannya, Wakil Ketua KPK tersebut juga memaparkan data yang mencengangkan terkait tindak pidana korupsi di Indonesia selama periode 2004 hingga triwulan III 2026, yang mencatat sebanyak 1.892 kasus. Dari angka tersebut, gratifikasi dan penyuapan merupakan modus yang paling banyak, dengan total 1.170 kasus. Sementara itu, pengadaan barang dan jasa mencatat 452 kasus.

Klasifikasi Tindak Pidana Korupsi

Ibnu juga menjelaskan tujuh kategori tindak pidana korupsi yang ada, antara lain:

  • Kerugian keuangan negara
  • Penggelapan dalam jabatan
  • Perbuatan curang
  • Pemerasan
  • Gratifikasi dan suap-menyuap

Pemahaman tentang jenis-jenis korupsi ini penting untuk membangun kesadaran di kalangan masyarakat, terutama dalam konteks keluarga.

Pernyataan Pj Sekda Aceh

Dalam sambutannya, Taufik menegaskan bahwa membangun pemerintahan yang bersih tidak hanya dapat dicapai melalui regulasi dan penegakan hukum. Penanaman nilai-nilai integritas harus dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian tidak hanya bisa diajarkan melalui nasihat, tetapi juga harus dicontohkan oleh orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan Taufik kepada Peserta

Taufik memberikan apresiasi kepada KPK RI atas inisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya untuk membangun budaya antikorupsi di Indonesia. Ia juga menyampaikan tiga pesan penting kepada peserta bimtek:

  • Menjadikan keluarga sebagai tempat yang mendukung tumbuhnya kejujuran.
  • Menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini kepada anak-anak.
  • Menjadi teladan bagi generasi mendatang.

Pesan terakhirnya, “Anak-anak lebih mudah meniru tindakan dibanding sekadar mendengarkan nasihat,” menjadi pengingat akan pentingnya keteladanan dalam pendidikan karakter.

Komitmen Pemerintah Aceh

Taufik menambahkan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen untuk memperkuat integritas dan tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Hal ini juga harus mencakup terbentuknya masyarakat yang jujur, amanah, dan bertanggung jawab. Pembentukan karakter masyarakat yang kuat ini tidak terlepas dari peran penting keluarga sebagai fondasi awal dalam menanamkan nilai-nilai integritas.

Dengan adanya kegiatan bimtek Keluarga Berintegritas ini, diharapkan akan lahir generasi yang lebih memahami nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab, serta mampu menjadi benteng yang kuat dalam melawan praktik korupsi. Hanya dengan demikian, cita-cita untuk membangun pemerintahan yang bersih dan transparan dapat terwujud.

Related Articles

Back to top button