Jalankan Amanah PPK Kosgoro 1957, SC Gelar Rapat Bidang Menjelang Mubes V

Menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) V, Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Kosgoro 1957 mulai melakukan persiapan secara intensif. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil mampu memenuhi amanah PPK Kosgoro 1957 dan menghasilkan keputusan yang berlandaskan integritas serta profesionalisme.
Persiapan Menuju Musyawarah Besar V
Rapat perdana yang diselenggarakan oleh SC bertujuan untuk merumuskan draf teknis yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan Mubes. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam rangka menyusun agenda yang sistematis bagi organisasi.
Kosgoro 1957, didirikan pada 10 November 1957 di Jakarta oleh 33 pejuang Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) dari Jawa Timur di bawah pimpinan Mas Isman, memiliki peran historis yang signifikan. Organisasi ini merupakan salah satu pendiri Partai Golkar dengan misi awal untuk membangun ekonomi rakyat melalui koperasi simpan pinjam, yang hingga kini menjadi fondasi penting dalam operasionalnya.
Penerbitan Surat Keputusan
Untuk mendukung pelaksanaan amanah sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 138/KPTS/PPK-Kosgoro 1957/III/Tahun 2026 yang terbit pada 10 Maret 2026. Surat keputusan ini ditandatangani oleh Ketua Umum, Dave Akbarshah Fikarno, dan Sekretaris Jenderal, M. Sabil Rachman.
Dalam SK tersebut, telah ditunjuk Pahlevi Pangeran sebagai Ketua Penyelenggara dan Mangatur Nainggolan sebagai Sekretaris. Selain itu, Ketua SC diemban oleh Natalis Situmorang, yang didampingi oleh Izhari Mawardi, untuk memastikan setiap aspek pelaksanaan Mubes berjalan dengan baik.
Struktur Tim Pelaksana
Untuk urusan pemilihan calon Ketua Umum (Caketum) dan verifikasi peserta, Agus Wahyudiono ditunjuk sebagai Ketua Bidang dengan Leriadi sebagai Sekretaris. Penunjukan ini menunjukkan komitmen PPK Kosgoro 1957 dalam menjalankan setiap tahapan dengan serius dan terarah.
Segera setelah penerbitan SK, SC yang dipimpin oleh Natalis Situmorang mengadakan rapat perdana di Kantor PPK Kosgoro 1957. Rapat ini menjadi momentum penting untuk memulai proses penyusunan draf kerja sesuai dengan tugas dan fungsi yang telah ditetapkan.
Pentingnya Penyusunan Draf Kerja
Agus Wahyudiono menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk menyusun draf teknis yang akan menjadi dasar bagi pelaksanaan tugas di masa mendatang. Dalam rapat yang berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, di Kopi Tarik Edwin Green Terrace TMII, beberapa poin penting telah disepakati untuk dilaporkan kepada Ketua SC.
Sekretaris Bidang, Leriadi Napol, menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas, transparansi, dan profesionalisme selama seluruh proses Mubes V. Ia menekankan bahwa setiap tahapan harus sesuai dengan aturan organisasi dan dapat diuji secara objektif agar hasil Mubes mencerminkan kehendak seluruh anggota.
Verifikasi Peserta yang Ketat
Leriadi juga menambahkan bahwa proses verifikasi peserta akan dilakukan secara ketat dan berjenjang. Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi polemik di masa depan. “Verifikasi peserta menjadi faktor kunci. Kami ingin memastikan bahwa semua peserta yang memiliki hak suara adalah sah secara administrasi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Dengan cara ini, diharapkan legitimasi hasil Mubes akan semakin kuat. Leriadi menekankan pentingnya sinergi antarbidang dalam menyukseskan agenda besar organisasi. “Kami terus memperkuat koordinasi lintas bidang agar setiap keputusan yang diambil bersifat komprehensif dan tidak parsial,” tambahnya.
Koordinasi yang Efektif
Target utama dari seluruh proses ini adalah agar setiap tahapan dapat berjalan tepat waktu, tertib, dan berkualitas. Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah panitia sesuai dengan SK PPK Kosgoro 1957, termasuk Willi Dasion sebagai Sekretaris Koordinator Bidang dan anggota lainnya seperti Alfianto Butarbutar, Arif Hidayat, Rahmat Jaya, Iswanto, dan Nurikkasari.
Dengan dimulainya rapat bidang ini, diharapkan seluruh persiapan Mubes V Kosgoro 1957 dapat dilakukan secara optimal dan sesuai dengan amanah organisasi. Kegiatan ini tidak hanya krusial untuk keberlangsungan organisasi, tetapi juga untuk menjaga hubungan baik antar anggota serta menciptakan atmosfer yang kondusif untuk pengambilan keputusan yang demokratis.




