31 Puskesmas di Kabupaten Serang Berpartisipasi dalam Fashion Show HUT RI

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, 31 unit pelaksana teknis pusat kesehatan masyarakat atau UPT Puskesmas di Kabupaten Serang ikut berpartisipasi dalam lomba fashion show yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antarpegawai dan membangun semangat kebersamaan di lingkungan kesehatan.
Rangkaian Acara yang Meriah
Lomba fashion show berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, tepatnya di Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang, Kecamatan Kragilan, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Selain fashion show, acara tersebut juga menghadirkan lomba mewarnai untuk anak-anak usia dini yang mewakili 29 kecamatan di Kabupaten Serang. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih ceria dan interaktif di antara pegawai dan masyarakat.
Tujuan dan Manfaat Kegiatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, dr. Efrizal, menjelaskan bahwa acara ini bukan sekadar untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menjalin silaturahmi antara jajaran dinas dan pegawai dari seluruh puskesmas. “Ini adalah pemanasan untuk lomba tingkat Kabupaten Serang yang rencananya akan diadakan di pendopo. Selain itu, ini juga menjadi ajang silaturahmi di antara rekan-rekan di puskesmas,” ungkap Efrizal.
Menurut dr. Efrizal, kegiatan nonformal seperti ini penting untuk menyegarkan pikiran dan semangat para pegawai yang sehari-hari terlibat dalam pelayanan kesehatan. Ia juga menekankan peran Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung berbagai aktivitas kedinasan. Organisasi ini menjadi wadah bagi istri-istri aparatur sipil negara untuk berkontribusi dalam menyukseskan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan.
Peran Dharma Wanita Persatuan
Ketua DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Desi Kurnia Efrizal, menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus berfungsi untuk memperkuat hubungan antara anggota DWP yang tersebar di 31 puskesmas. “Pertemuan rutin biasanya hanya dilakukan sebulan sekali. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan komunikasi dan kebersamaan antar anggota,” jelas Desi.
Peserta dan Kegiatan
Dalam lomba fashion show, peserta terdiri dari pegawai puskesmas, termasuk dokter, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Sementara itu, lomba mewarnai ditujukan untuk anak-anak berusia 4 hingga 5 tahun dari perwakilan 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Serang. Desi menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI dan upaya untuk membangun kebersamaan di antara DWP dan pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Serang.
Kegiatan yang Mendorong Kreativitas
Acara ini tidak hanya sekadar lomba, tetapi juga merupakan momen untuk menyalurkan kreativitas dan talenta dari para pegawai puskesmas. Dengan adanya lomba fashion show, setiap peserta dapat mengekspresikan diri mereka dan menunjukkan keterampilan dalam mendesain atau memilih busana yang sesuai. Hal ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi pegawai untuk lebih bersemangat dalam menjalankan tugas mereka sehari-hari.
Manfaat Sosial dan Komunitas
Kegiatan ini juga membawa dampak positif bagi komunitas. Selain memperkuat ikatan antarpegawai, acara ini juga dapat mempererat hubungan antara Dinas Kesehatan dengan masyarakat. Dengan melibatkan anak-anak dalam lomba mewarnai, diharapkan dapat mengedukasi dan menyemarakkan semangat anak-anak untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan mereka.
Kesimpulan yang Terpadu
Dengan melibatkan 31 puskesmas di Kabupaten Serang dalam lomba fashion show dan lomba mewarnai, acara ini berhasil menciptakan suasana yang penuh kebersamaan dan keceriaan. Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Serang tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat hubungan antarpegawai dan memberikan ruang bagi kreativitas serta partisipasi masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi tradisi yang dapat mempererat hubungan di lingkungan kesehatan serta masyarakat secara umum.