Arus Mudik Kereta Api di Sumut Meningkat Signifikan Jelang H-7 Lebaran

Arus mudik menjelang Lebaran 2026 di Sumatera Utara menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Memasuki periode H-7 sebelum hari raya, jumlah penumpang kereta api yang dilayani oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara mengalami lonjakan tajam jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
Peningkatan Jumlah Penumpang Kereta Api
Data terbaru yang diperoleh hingga Sabtu (14/3) pukul 09.00 WIB menunjukkan bahwa sebanyak 7.756 penumpang telah memanfaatkan layanan kereta api di wilayah Sumatera Utara. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan jadwal keberangkatan kereta yang masih berlangsung hingga malam hari.
Lonjakan jumlah penumpang ini sangat mencolok jika dibandingkan dengan periode H-10 dan H-9, yang berlangsung pada 11 hingga 12 Maret 2026, di mana rata-rata penumpang yang dilayani berkisar antara 4.000 hingga 6.000 orang per hari.
Faktor Penyebab Peningkatan Arus Mudik
Menurut Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, peningkatan jumlah penumpang ini berkaitan erat dengan berakhirnya aktivitas akademik di berbagai institusi pendidikan. “Hari ini merupakan hari terakhir kegiatan di sektor pendidikan, sehingga banyak pelajar dan mahasiswa yang memilih untuk mudik lebih awal,” ujarnya.
Stasiun Medan menjadi salah satu lokasi dengan lonjakan penumpang yang paling terlihat. Selama empat hari terakhir, dari 11 hingga 14 Maret 2026, tercatat sebanyak 11.357 penumpang telah berangkat menggunakan kereta api dari Kota Medan. Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di Stasiun Medan selama periode yang sama mencapai 8.211 orang.
Profil Pemudik dan Tujuan Perjalanan
Anwar menjelaskan bahwa sebagian besar pemudik berasal dari kalangan pekerja dan pelajar yang selama ini tinggal di Medan, namun memiliki asal dari berbagai daerah penyangga di Sumatera Utara. “Mereka umumnya menuju kota-kota seperti Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Kisaran, Tanjungbalai, hingga Rantauprapat,” tambahnya.
KAI memperkirakan bahwa arus pemudik yang meninggalkan Medan akan terus meningkat hingga hari pertama Lebaran, yang jatuh pada 21 Maret 2026. Setelah itu, tren pergerakan penumpang kemungkinan akan berbalik, di mana pada hari kedua Lebaran, 22 Maret 2026, masyarakat diprediksi akan mulai kembali ke Medan, sehingga jumlah kedatangan penumpang diperkirakan akan lebih tinggi dibandingkan dengan keberangkatan.
Penjualan Tiket dan Program Promo
Secara keseluruhan, penjualan tiket untuk periode Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre I Sumatera Utara telah mencapai 106.042 tiket dari total 231.448 kursi yang disediakan. Peningkatan minat masyarakat untuk menggunakan kereta api juga dipengaruhi oleh berbagai program promo yang sedang berlangsung, termasuk diskon hingga 30 persen sebagai bagian dari stimulus ekonomi pemerintah serta promo Ramadan Festive 2026.
- Diskon tiket untuk KA Sribilah Utama
- Diskon tiket untuk KA Sribilah Fakultatif
- Rute Medan–Rantauprapat
- Promo menarik lainnya selama Ramadan
- Program yang mendukung mobilitas masyarakat
Anwar juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan baik dan segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar perjalanan lebih terorganisir dan nyaman. Ia menegaskan, KAI berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga perjalanan mudik menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat.
Komitmen KAI dalam Layanan Transportasi
“Sejalan dengan tema mudik tahun ini, Mudik Nyaman Bersama, Bersama Raih Kemenangan, Jaga Keselamatan, kami ingin memastikan setiap pelanggan dapat pulang kampung dengan aman dan penuh kebahagiaan,” pungkas Anwar. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, KAI berusaha untuk mengoptimalkan layanan demi kenyamanan para pemudik, terutama dalam momen yang penuh makna seperti Lebaran.
Dalam situasi ini, penting bagi para pemudik untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan demi keselamatan bersama. KAI juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi segala peraturan yang berlaku, agar perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Rencana dan Harapan untuk Masa Depan
Peningkatan arus mudik kereta api di Sumut menjelang Lebaran tidak hanya menunjukkan antusiasme masyarakat untuk merayakan hari raya bersama keluarga, tetapi juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan transportasi kereta api. Dengan berbagai program dan promosi yang ditawarkan, diharapkan semakin banyak orang yang memilih kereta api sebagai moda transportasi yang nyaman dan efisien.
Dengan pertumbuhan jumlah penumpang yang signifikan ini, KAI juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari segi kenyamanan, keamanan, maupun ketepatan waktu. Hal ini menjadi bagian dari visi perusahaan untuk menjadi pilihan utama masyarakat dalam perjalanan mudik maupun perjalanan sehari-hari.
Secara keseluruhan, arus mudik kereta api di Sumut menunjukkan tren positif dan diharapkan dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Dengan dukungan dari pemerintah dan kerjasama semua pihak, KAI optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan.
