Andar Amin Harahap, dalam sebuah acara resmi, mengumumkan susunan pengurus baru Partai Golkar Sumatera Utara untuk periode 2025-2030. Dari total 294 nama calon yang diusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, hanya 186 nama yang akhirnya diakui dan tertera dalam Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan. Keputusan ini menandai langkah strategis partai dalam memantapkan kepengurusan yang diharapkan dapat membawa Golkar ke arah yang lebih baik.
Pengumuman Pengurus Golkar Sumut 2025-2030
Dalam rapat pleno pertama yang berlangsung di Kantor DPD Golkar di Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Medan pada Selasa sore, 15 September 2026, Andar Amin Harahap memperkenalkan jajaran pengurus yang baru. Pengurus yang terpilih mencerminkan kekuatan dan kapabilitas kader Golkar yang akan berperan aktif dalam memajukan partai di provinsi ini.
Andar Amin menjelaskan bahwa mereka yang tidak terpilih sebagai pengurus akan dialokasikan untuk mengisi posisi di badan-badan dan lembaga-lembaga yang ada dalam struktur partai. Ini menunjukkan bahwa meskipun tidak terpilih, kontribusi mereka tetap dihargai dan dibutuhkan.
Nama-nama Penting dalam Kepengurusan
Dalam susunan pengurus yang baru, Andar Amin Harahap sendiri menjabat sebagai Ketua. Sementara itu, posisi Wakil Ketua diisi oleh 53 orang yang memiliki berbagai bidang tanggung jawab. Beberapa nama yang menonjol dalam kepengurusan ini antara lain:
- Rolel Harahap – Wakil Ketua Bidang Organisasi
- Zulchairi Pahlawan – Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan
- Erniyanti Sitorus – Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan juga Ketua DPRD Sumut
- Syaf Lubis – Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Ormas
- Doli Sinomba Siregar – Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otda
Jajaran pengurus lainnya mencakup Zainuddin Purba sebagai Wakil Ketua Bidang Politik dan Hasrul Benny Harahap sebagai Ketua Bidang Hukum. Selain itu, Irham Buana Nasution menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang HAM dan Advokasi Masyarakat, dan Abdul Rahman Dedek Ray sebagai Wakil Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan. Pengurus juga mencakup Aswin Parinduri untuk bidang penggalangan teritorial, Edi Suranta Tarigan di bidang kesehatan, serta Muchrid Nasution yang mengurus Koperasi dan UKM.
Struktur Organisasi dan Tugas
Viktor Silaen diangkat sebagai Sekretaris, didukung oleh sejumlah Wakil Sekretaris, termasuk Asril di bidang organisasi dan Feriansyah Nasution di bidang hukum. Sementara itu, posisi Bendahara dijabat oleh Mula Rotua Siregar. Struktur kepengurusan ini dilengkapi dengan berbagai biro yang akan membantu dalam pelaksanaan tugas-tugas partai.
Andar Amin menegaskan, pemilihan 186 pengurus Golkar Sumut kali ini adalah hasil dari proses yang objektif, berdasarkan kapabilitas dan kebutuhan partai. Ia percaya bahwa susunan ini akan memperkuat posisi Golkar di Sumatera Utara dan meningkatkan kinerja partai di berbagai lini.
Proses dan Tantangan
Ketika ditanya mengenai lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan SK, Andar Amin menjelaskan bahwa hal tersebut bukanlah masalah besar. Ia menyebutkan bahwa beberapa provinsi lain yang lebih dulu melaksanakan musyawarah daerah juga masih menunggu SK. Hal ini menunjukkan bahwa tantangan dalam administrasi dan sistem menjadi faktor yang sering terjadi.
Andar menegaskan bahwa tidak ada tarik menarik jabatan dalam proses pemilihan pengurus ini, termasuk untuk posisi sekretaris. “Pengurus yang terbentuk hari ini adalah hasil dari proses yang objektif dan sesuai dengan kebutuhan partai,” ujarnya dengan tegas.
Agenda Rapat Pleno Pertama
Rapat pleno pertama yang dipimpin oleh Andar Amin Harahap juga bertujuan untuk membentuk panitia pelantikan. Pelantikan ini nantinya akan dirangkai dengan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan arahan dan pengetahuan yang lebih mendalam bagi pengurus baru dalam menjalankan tugas kepartaian.
Selanjutnya, setelah pelantikan, akan ada pembentukan badan dan lembaga baru, serta evaluasi terhadap kepengurusan pelaksana tugas sebelumnya. Konsolidasi partai juga akan dilakukan hingga ke tingkat kabupaten dan kota untuk memastikan partai tetap solid dan terorganisir dengan baik.
Peran Yasir Ridho Lubis dalam Kepengurusan
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Yasir Ridho Lubis, yang sebelumnya diusulkan untuk menjabat sebagai Ketua Harian Golkar Sumut. Namun, ia tidak terpilih dalam kepengurusan yang baru. Meskipun demikian, Yasir diharapkan tetap berkontribusi dalam struktur organisasi di badan dan lembaga yang akan dibentuk.
Keputusan ini mengindikasikan bahwa meskipun ada perubahan dalam kepengurusan, Golkar tetap memberikan ruang bagi semua kader untuk berperan aktif dalam pembangunan partai. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan kolaboratif di dalam partai.
Visi dan Misi Pengurus Baru
Dengan komposisi pengurus yang baru, Andar Amin Harahap dan timnya diharapkan dapat menjalankan visi dan misi yang jelas untuk membawa Golkar Sumut menuju kemajuan. Salah satu fokus utama adalah penguatan basis kader dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di dalam partai.
Andar Amin menekankan pentingnya kolaborasi antar pengurus dalam mencapai tujuan bersama. “Kita harus bekerja sama dan saling mendukung untuk mewujudkan cita-cita partai,” ujarnya. Ini adalah semangat yang harus menjadi pedoman dalam setiap langkah yang diambil oleh pengurus baru.
Strategi untuk Meningkatkan Kinerja
Untuk mencapai tujuan tersebut, pengurus baru akan merumuskan berbagai strategi, antara lain:
- Peningkatan pelatihan dan pendidikan bagi kader partai
- Konsolidasi dan penguatan jaringan di tingkat daerah
- Pengembangan program-program sosial yang dapat mendekatkan partai dengan masyarakat
- Pengawasan dan evaluasi kinerja pengurus secara berkala
- Peningkatan komunikasi dan transparansi dalam setiap kegiatan partai
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Golkar Sumut dapat semakin solid dan efektif dalam menjalankan perannya sebagai partai politik yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penutup
Pengumuman pengurus Golkar Sumut untuk periode 2025-2030 ini menjadi momen penting dalam sejarah partai. Dengan kepemimpinan Andar Amin Harahap, diharapkan Golkar dapat kembali meraih kepercayaan masyarakat dan memperkuat posisinya di kancah politik lokal. Semangat kolaborasi dan keterbukaan diharapkan menjadi kunci sukses kepengurusan yang baru ini, sehingga Golkar dapat terus berkontribusi positif bagi masyarakat Sumatera Utara.
